Waiting

Menanti hadirnya kantuk.
Dia sedang mengintip di sudut lengahku.
Terlalu padat dengan gelombang beta dalam tempurung kepala.
Satu jam lagi berganti hari.
Akankah tertidur esok hari.

Tidur menyambut mimpi.
Menanti sadar di dalam mimpi.
Menjelajah mimpi terbebas dari ilusi.
Ilusi ruang yang terikat waktu.
Akankah aku tersadar.

Catat mimpimu agar membantu.
Sekarang aku mulai mengantuk.
Tapi selalu kantuk ini menguap.
Banyak pikiran katamu?
Aah kau hanya terpura-pura sibuk.

Nah banyak mau tapi tak ada waktu.
Banyak mau tapi tak punya kemauan.
Banyak mau bikin tak fokus.
Banyak mau menyalahi hidup minimalist.

Sekian.

Waiting